Secangkir Cerita - A Cup of Ideas
Bongkahan perasaan mulai dirambat retakan dalam, di relung jiwa. Inti perasaan yang dulu istimewa menyebar berantakan dan hati bertah...
Sebaik-baiknya rangkaian warna oval simetris, ialah senyumanmu. Melalui sebuah bahtera, kulabuhi perjalanan panjang demi mencoba...
“Gila.. Mereka menangis seketika berombongan menciumku. Debu-debu semakin betah berada di sekitaranku, hitamku kian berubah.” Seketika, c...
Anak ku yang kucinta, Maafkanlah Mama yang telah tiada, Disaat kamu masih belia, Disaat jiwamu rentan bahaya, Disaat kamu belum...
Malam berganti hari. Dalam suka dan duka yang berlalu kala pilar dan pondasi beradu. Harapan hampa menjadi sebuah pelopor ekspek...
Teman yang menikah sudah biasa. Kalau lebih dari sekedar teman menikah itu juga biasa. Pacar temen menikah dengan yang lain juga biasa. T...
Aspal di sekitar stasiun menerbangkan segala debu hingga singgah ke selah-selah jari jemari. Jari ini bekerja layaknya seorang kuli yang t...
“Apa? Doni harus tinggal di kampung? Emangnya harus Mi?” Tanyaku via SMS yang saat itu hendak pulang ke Banda Aceh dari liburan di ko...
image : ourstage.com Dalam mimpiku semalam, aku melihat nuansa indah dari masa lalu, Walau itu hanya sepintas terbayang dan teringat ...
Photo credit: Wikipedia Suatu hari aku dan istriku naik sebuah taxi menuju ke Bandara. Kami melaju pada jalur yang benar ketika tib...
Photo credit: Wikipedia Suatu hari aku dan ibuku naik sebuah taxi menuju ke Bandara. Kami melaju pada jalur yang benar ketika tiba-...
Anak ku yang kucinta, Maafkanlah Ayah yang telah tiada, Disaat kamu masih belia, Disaat jiwamu rentan bahaya, Disaat kamu bel...