Popular Post
Loading...
Minggu, 24 Maret 2013

Sistem Pelajaran Membaca Anak Indonesia

04.26

Sejak kapan ailovrends bisa membaca? Ingat gak dulu kita diajari cara membaca sama guru-guru kita? membaca itu pelajaran bukan sih??

Membaca merupakan sebuah fenomena edukasi yang sangat mempengaruhi statistik kualitas sumber daya manusia pada masing-masing negara. banyak yang mengatakan kalau tingkat minat seseorang dalam membaca itu adalah sebuah hal yang sangat terkait dari intelegensi dalam diri masing-masing individu. Kesalahan dari sebuah proses pembelajaran tidak pernah dikatakan dan diungkit untuk dijadikan ukuran dalam statement seperti diatas.
Di Indonesia sendiri, sarjana baru tercipta dari segala bidang dan menjadi penggerak kesejahteraan dalam negeri. Tapi apa pernah kita sadari gerakan yang terjadi dari masing-masing bidang dalam kesejahteraan negeri Indonesia sangat lah lambat dibandingkan dengan negara lain. Bukan hal yang asing bagi ailovrends informasi statistik masyarakat yang buta huruf di lingkungan kita. Bukan hal yang asing juga bagi ailovrends hal yang sama tentang kekurangan Sumber daya manusia (SDM) di sebuah perusahaan. 

Masalah sebenarnya di Indonesia pada dasarnya adalah minat membaca seseorang dalam meraih ilmu atau wawasan serta meningkatkan daya ingat seseorang masih sangat rendah sehingga inovasi perubahan yang terjadi dalam tiap sub bidang juga ikut tidak terimplementasi.

Secara dramatis, pembelajaran membaca sekarang menjadi mimpi buruk bagi setiap individual yang memiliki keterbatasan sudut pandang yang terselip dari sebuah didikan lingkungan menjadi sebuah tekanan tersendiri. apakah hal tersebut terasa familiar bagi ailovrends?

"I'm stupid", "My hobby is not reading", "Reading is kind of Boring stuff", sudah menjadi hal yang wajar perasaan diatas terlintas dibenak seorang remaja penerus bangsa, atau terucap dan menjadi contoh yang tak baik sekedar joke di pergaulan.

Setelah beberapa hal diatas menjadi pertimbangan bagi Ailovrends dalam kata kunci renungan kali ini, dodoy juga ikut berpartisipasi dalam memberi sebuah nasehat yang patut diterapkan, 

Sistematika pemahaman ailovrends sebagai pembaca pada hal-hal kecil yang perlu diperhatikan lagi sebelum menjumpai error yang memiliki tingkat-tingkat dalam membaca.
dan juga harus lebih difokuskan kepada guru-guru atau tentor sebagai pendidik penerus bangsa agar tidak salah atau malah menyiksa murid nya untuk membaca. 

Berlatihlah membaca apapun yang bisa dibaca maupun lebih terlibat gambar didalamnya, termasuk film yang ada subtitlenya tapi subtitle bahasa asing ya ailovrends, namanya juga berlatih ya gak?

Terinspirasi oleh sebuah artikel tentang Khusnul Khatimah Adnan dalam Kubah "Mencetak Generasi Suka Membaca " 

Salam hangat,

Dodoydoni

0 komentar:

Posting Komentar

 
Toggle Footer